Manjada Wajada

"Anyone who seriously then he will Succeed" coupled of course with Effort, Prayer, and Patient"




Selasa, 07 Februari 2012

Peran Ahli Teknik Keselamatan - Proyek Jalan

“Para ahli teknik dapat membuat perubahan demi keselamatan di lokasi pekerjaan jalan.”

Kecelakaan dapat disebabkan oleh tiga hal :
  • Manusia dan/atau 
  • Kendaraan dan/atau
  • Jalan.
Namun kebanyakan orang menyalahkan manusia (pengemudi, pengendara, pejalan kaki) dalam segala kecelakaan. Kebanyakan orang menganggap polisi perlu lebih giat menegakkan peraturan lalu lintas sehingga kecelakaan berkurang. Banyak ahli teknik jalan yang berpikiran demikian, dan mengabaikan peran penting pekerjaannya dalam mengurangi kecelakaan di jalan.
Penelitian membuktikan bahwa 30% kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh
jalan dan interaksi jalan dengan penggunanya (manusia). Misalnya, di lokasi pekerjaan jalan, ahli teknik mungkin tidak menyadari bahwa kebanyakan kesalahan manusia yang dilakukan oleh pengemudi/pengendara sebenarnya disebabkan oleh kesalahan ahli teknik. Rambu peringatan tidak dipasang di tempat yang seharusnya; pekerjaan jalan “muncul” begitu saja tanpa ada Rencana Manajemen Lalu Lintas (RMLL) ; suatu segmen perkerasan beton baru tidak diberi delineasi atau rambu peringatan sehingga pada malam hari, pengemudi/pengendara terkejut saat anjlok ke permukaan jalan lama pada kecepatan tinggi.
Ahli teknik keselamatan jalan dapat meningkatkan keselamatan pekerjaan jalan — dengan menempatkan diri sebagai pengguna jalan dan memikirkan kebutuhannya. Ahli teknik keselamatan jalan yang berpengalaman akan selalu mempertanyakan :
Apa kira-kira tanggapan para pengguna jalan atas hal ini?
Ahli teknik yang peduli akan keselamatan jalan, di samping keselamatan dan kesehatan para pekerja di lokasi pekerjaan, akan mengambil langkah dengan menyediakan rambu yang jelas, delineasi yang baik, dan pembatasan kecepatan. Hal ini tidak sulit jika mengikuti pedoman dasar. Biayanya juga terjangkau. Jadi, ahli teknik mampu membuat perubahan! Ahli teknik dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah cedera.
Salah satu tujuan utama rekayasa keselamatan jalan ini, adalah menggugah kesadaran bahwa ahli teknik berperan vital dalam menyediakan jalan yang lebih berkeselamatan bagi seluruh bangsa. Panduan ini akan membantu pekerjaan jalan lebih berkeselamatan untuk semua.
Pemberi kerja bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan kerja yang berkeselamatan bagi pekerjanya. Pemberi kerja juga bertanggung jawab atas keselamatan siapa pun yang melewati atau di sekitar lokasi pekerjaan. Oleh karena itu, pemberi kerja harus menjamin pelatihan yang memadai bagi pengawas dan pekerja, di samping menyediakan peralatan, pakaian pelindung, dan sumber daya untuk pelaksanaan pekerjaan yang berkeselamatan serta meminimalkan risiko.

Tidak ada komentar: